tppinews.com, SUBANG – Program Studi Perjalanan Wisata Universitas Negeri Jakarta kembali melaksanakan program pengabdian pada masyarakat yang merupakan implementasi Tri Dharma perguruan tinggi kepada masyarakat desa wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Cisaat, Kecamatan Ciater Kabupaten Subang.

“Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dengan bertemakan digital marketing, virtual tour serta dilengkapi dengan pelatihan untuk pelatihan first aid tingkat dasar,”demikian diungkapkan Rahmat Darmawan M.M.Par selaku Koordinator kegiatan saat dijumpai tppinews.com, Minggu (26/09/2021).

Rahmat mengungkapkan, Desa Cisaat merupakan Desa Wisata yang sedang mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat sehingga dalam perkembangannya menghantarkan Desa Cisaat bersama dengan Universitas Negeri Jakarta yang di pelopori oleh Program Studi Perjalanan Wisata

“Alhamdulillah kita mendapatkan penghargaan juara ketiga dalam program apresiasi perguruan tinggi terbaik dalam pendampingan desa wisata pada tahun 2020 Lalu,” ungkapnya

Lebih jauh rahmat menjelaskan, mengapa pelatihan yang berlangsung selama 5 hari diselenggarakan di Kabupaten Subang, dikarenakan Desa Cisaat memiliki potensi sebagai wisata edukasi dan sudah berjalan pula program pendampingan selama 3 tahun ini yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata,

“Pelatihan-pelatihan yang dilakukan ini sebagai bentuk penguatan kelembagaan Desa Wisata untuk untuk kembali bisa berjalan kegiatan pariwisata setelah pandemi covid 19 selesai.”jelasnya.

Masih kata rahmat, pola pelatihan dibuat menarik dengan banyak praktek yang dilakukan peserta baik cara pengambilan gambar, mengedit konten video dan parktek first aid. para mahasiswa.

“perjalanan wisata dilibatkan dalam program pengabdian menjadi pendamping para peserta pelatihan saat praktek lapangan.”katanya.

Sementara itu, hadir pula dalam pelatihan tersebut Suryana sebagai Kepala Desa Cisaat yang turut terlibat dalam pelatihan first aid saat itu, menurutnya pelatihan yang dilakukan kali ini merupakan lanjutan untuk peningkatan kemampuan SDM para penggerak wisata dalam memanfaatkan teknologi digital serta kemampuan dalam melakukan pertolongan pertama apabila terjadi musibah,

“bagi kami semua pelatihan ini sangat bermanfaat buat kami di Desa Cisaat, saya ucapkan terima kasih kepada UNJ yang selalu melalukan pendampingan.” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Asef Suhendi . Selaku ketua Pokdarwis, selama ini salah satu kelemahan desanya adalah masalah pemasaran potensi wisata yang ada di Desa Cisaat.

“Alhamdulillah dengan adanya pelatian pemanfaatan teknologi seperti website, virtual tour kami jadi mengetahui cara dan memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan desa wisata Cisaat kepada masyarakat umum secara lebih luas”.pungkasnya (chan/red)

Lagi, UNJ Lakukan Edukasi Masyarakat Wisata Desa Cisaat Subanghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210927-WA0016-1024x683.jpghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210927-WA0016-200x200.jpg admin NASIONAL
tppinews.com, SUBANG - Program Studi Perjalanan Wisata Universitas Negeri Jakarta kembali melaksanakan program pengabdian pada masyarakat yang merupakan implementasi Tri Dharma perguruan tinggi kepada masyarakat desa wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Cisaat, Kecamatan Ciater Kabupaten Subang. 'Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dengan bertemakan digital marketing, virtual tour serta dilengkapi...
<!-- wp:image {"id":11996,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210927-WA0016-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-11996"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>tppinews.com, SUBANG - Program Studi Perjalanan Wisata Universitas Negeri Jakarta kembali melaksanakan program pengabdian pada masyarakat yang merupakan implementasi Tri Dharma perguruan tinggi kepada masyarakat desa wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Cisaat, Kecamatan Ciater Kabupaten Subang.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dengan bertemakan digital marketing, virtual tour serta dilengkapi dengan pelatihan untuk pelatihan first aid tingkat dasar,"demikian diungkapkan Rahmat Darmawan M.M.Par selaku Koordinator kegiatan saat dijumpai tppinews.com, Minggu (26/09/2021). </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:image {"id":11997,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210927-WA0017-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-11997"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Rahmat mengungkapkan, Desa Cisaat merupakan Desa Wisata yang sedang mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat sehingga dalam perkembangannya menghantarkan Desa Cisaat bersama dengan Universitas Negeri Jakarta yang di pelopori oleh Program Studi Perjalanan Wisata</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Alhamdulillah kita mendapatkan penghargaan juara ketiga dalam program apresiasi perguruan tinggi terbaik dalam pendampingan desa wisata pada tahun 2020 Lalu," ungkapnya</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Lebih jauh rahmat menjelaskan, mengapa pelatihan yang berlangsung selama 5 hari diselenggarakan di Kabupaten Subang, dikarenakan Desa Cisaat memiliki potensi sebagai wisata edukasi dan sudah berjalan pula program pendampingan selama 3 tahun ini yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata,</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Pelatihan-pelatihan yang dilakukan ini sebagai bentuk penguatan kelembagaan Desa Wisata untuk untuk kembali bisa berjalan kegiatan pariwisata setelah pandemi covid 19 selesai."jelasnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Masih kata rahmat, pola pelatihan dibuat menarik dengan banyak praktek yang dilakukan peserta baik cara pengambilan gambar, mengedit konten video dan parktek first aid. para mahasiswa.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"perjalanan wisata dilibatkan dalam program pengabdian menjadi pendamping para peserta pelatihan saat praktek lapangan."katanya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Sementara itu, hadir pula dalam pelatihan tersebut Suryana sebagai Kepala Desa Cisaat yang turut terlibat dalam pelatihan first aid saat itu, menurutnya pelatihan yang dilakukan kali ini merupakan lanjutan untuk peningkatan kemampuan SDM para penggerak wisata dalam memanfaatkan teknologi digital serta kemampuan dalam melakukan pertolongan pertama apabila terjadi musibah,</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:image {"id":11998,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210927-WA0018-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-11998"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>"bagi kami semua pelatihan ini sangat bermanfaat buat kami di Desa Cisaat, saya ucapkan terima kasih kepada UNJ yang selalu melalukan pendampingan." imbuhnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Hal senada juga diungkapkan Asef Suhendi . Selaku ketua Pokdarwis, selama ini salah satu kelemahan desanya adalah masalah pemasaran potensi wisata yang ada di Desa Cisaat.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Alhamdulillah dengan adanya pelatian pemanfaatan teknologi seperti website, virtual tour kami jadi mengetahui cara dan memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan desa wisata Cisaat kepada masyarakat umum secara lebih luas”.pungkasnya (chan/red)</p> <!-- /wp:paragraph -->