tppinews.com, TANGERANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten menggandeng Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) TKP Jaya untuk membina pecandu dan mantan pecandu narkotika dengan kegiatan produktif.

UMKM TKP Jaya kini menjadi mitra Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), UMKM ini bergerak di bidang furniture dan pengolahan drum bekas yang disulap menjadi barang bernilai ekonomis.

Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Banten Yanwar Sadewa mengatakan saat ini pihaknya menggandeng bengkel UMKM TKP Jaya untuk membantu BNN pasca rehabilitasi para pecandu.

“Ini umkm TKP jaya ini salah satu mitra IBM kita salah satu program dari BNN Pusat, dan sekarang dijalankan BNN Kota Tangerang ini untuk membina para pecandu dan mantan pecandu. Jadi kita melakukan jangkauan kepada para pecandu dan telah dilakukan rehabilitasi kemudian ini kegiatan pasca rehabilitasi nya,” ujarnya.

Bengkel UMKM TKP Jaya sendiri berlokasi di Jalan KH Hasyim Asy’ari Gang Mushollah, RT 01/02 Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Pembinaan yang dilakukan di IBM, lanjut dia, ini diharapkan dapat membuat para pecandu keluar dari lembah penyalahgunaan narkotika.

“Artinya bagaimana caranya mereka keluar dari penyalahgunaan kemudian dia bisa produktif bisa berfungsi sosial, salah satunya kita kerja sama dengan UMKM ini,” jelasnya.

“Jadi memang sejatinya para mantan pecandu itu tidak hanya rehabilitasi, tapi pasca rehabilitasi nya harus diperhatikan. Tanpa adanya pasca rehabilitasi percuma mereka bisa balik lagi,” imbuhnya.

Pembinaan yang dilakukan pasca rehabilitasi, guna mendorong para pecandu agar memiliki kemampuan khusus untuk kehidupannya kedepan.

“Kita mencegah dia tidak kambuh kembali, tapi juga diajarkan kegiatan profesional skill. Macam macam lah, intinya itu bagaimana caranya mantan pecandu bisa berfungsi sosial dan produktif,” ujarnya.

Dia berharap atas program positif BNN ini pemerintah daerah dapat memberikan dukungan terhadap UMKM dan BNN dalam memulihkan masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

“BNN cuma hanya membuka saja, intinya nanti bagaimana caranya pemerintah daerah melalui dinas dinas terkait mensuport kegiatan ini. Fokus utama kita bagaimana caraanya, IBM ini lokasi yang kita tunjuk termasuk penyalahgunaan narkoba, kita rubah wilah tadi biru menjadi baik lagi, yang tadinya kasus narkoba tinggi sudah mulai turun,” katanya.

Sementara itu Jaro Mumu pemilik bengkel UMKM TKP Jaya mengaku tidak keberatan dengan dititipkannya dua orang mantan pecandu ini.

“Kami selalu terbuka buat mereka. Karena mau bagaimanapun mereka memiliki hak untuk hidup lebih baik,” ujarnya.

Menurut dia upaya para pecandu narkoba untuk sembuh tidaklah mudah. Dengan demikian dirinya berharap masyarakat juga dapat mendukung korban penyalahgunaan narkoba.

“Mereka juga manusia yang berhak memiliki kehidupan lebih baik. Maka dari itu kita juga harus tetap memanusiakan manusia,” ujarnya.

Dia berharap upaya BNN yang akan merangkul para pecandu untuk pulih ini dapat didukung oleh pemerintah.

“Ya kalau sudah punya kemampuan khusus apa salahnya kalau di fasilitasi atau diberikan modal untuk membuka bengkel sendiri atau apapun yang mereka bisa,” pungkasnya.(Eko)

Bina Pecandu Narkotika, BNN Banten Gandeng UMKM di Tangeranghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211029-WA0052-1024x570.jpghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211029-WA0052-200x200.jpg admin SEPUTAR TANGERANG
tppinews.com, TANGERANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten menggandeng Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) TKP Jaya untuk membina pecandu dan mantan pecandu narkotika dengan kegiatan produktif. UMKM TKP Jaya kini menjadi mitra Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), UMKM ini bergerak di bidang furniture dan pengolahan drum bekas yang disulap menjadi...
<!-- wp:image {"id":12189,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211029-WA0052-1024x570.jpg" alt="" class="wp-image-12189"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>tppinews.com, TANGERANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten menggandeng Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) TKP Jaya untuk membina pecandu dan mantan pecandu narkotika dengan kegiatan produktif.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>UMKM TKP Jaya kini menjadi mitra Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), UMKM ini bergerak di bidang furniture dan pengolahan drum bekas yang disulap menjadi barang bernilai ekonomis.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Banten Yanwar Sadewa mengatakan saat ini pihaknya menggandeng bengkel UMKM TKP Jaya untuk membantu BNN pasca rehabilitasi para pecandu.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Ini umkm TKP jaya ini salah satu mitra IBM kita salah satu program dari BNN Pusat, dan sekarang dijalankan BNN Kota Tangerang ini untuk membina para pecandu dan mantan pecandu. Jadi kita melakukan jangkauan kepada para pecandu dan telah dilakukan rehabilitasi kemudian ini kegiatan pasca rehabilitasi nya," ujarnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Bengkel UMKM TKP Jaya sendiri berlokasi di Jalan KH Hasyim Asy'ari Gang Mushollah, RT 01/02 Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Pembinaan yang dilakukan di IBM, lanjut dia, ini diharapkan dapat membuat para pecandu keluar dari lembah penyalahgunaan narkotika.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Artinya bagaimana caranya mereka keluar dari penyalahgunaan kemudian dia bisa produktif bisa berfungsi sosial, salah satunya kita kerja sama dengan UMKM ini," jelasnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Jadi memang sejatinya para mantan pecandu itu tidak hanya rehabilitasi, tapi pasca rehabilitasi nya harus diperhatikan. Tanpa adanya pasca rehabilitasi percuma mereka bisa balik lagi," imbuhnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Pembinaan yang dilakukan pasca rehabilitasi, guna mendorong para pecandu agar memiliki kemampuan khusus untuk kehidupannya kedepan.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Kita mencegah dia tidak kambuh kembali, tapi juga diajarkan kegiatan profesional skill. Macam macam lah, intinya itu bagaimana caranya mantan pecandu bisa berfungsi sosial dan produktif," ujarnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dia berharap atas program positif BNN ini pemerintah daerah dapat memberikan dukungan terhadap UMKM dan BNN dalam memulihkan masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"BNN cuma hanya membuka saja, intinya nanti bagaimana caranya pemerintah daerah melalui dinas dinas terkait mensuport kegiatan ini. Fokus utama kita bagaimana caraanya, IBM ini lokasi yang kita tunjuk termasuk penyalahgunaan narkoba, kita rubah wilah tadi biru menjadi baik lagi, yang tadinya kasus narkoba tinggi sudah mulai turun," katanya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Sementara itu Jaro Mumu pemilik bengkel UMKM TKP Jaya mengaku tidak keberatan dengan dititipkannya dua orang mantan pecandu ini.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Kami selalu terbuka buat mereka. Karena mau bagaimanapun mereka memiliki hak untuk hidup lebih baik," ujarnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Menurut dia upaya para pecandu narkoba untuk sembuh tidaklah mudah. Dengan demikian dirinya berharap masyarakat juga dapat mendukung korban penyalahgunaan narkoba.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Mereka juga manusia yang berhak memiliki kehidupan lebih baik. Maka dari itu kita juga harus tetap memanusiakan manusia," ujarnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dia berharap upaya BNN yang akan merangkul para pecandu untuk pulih ini dapat didukung oleh pemerintah.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Ya kalau sudah punya kemampuan khusus apa salahnya kalau di fasilitasi atau diberikan modal untuk membuka bengkel sendiri atau apapun yang mereka bisa," pungkasnya.(Eko)</p> <!-- /wp:paragraph -->