Tppinews.com, TANGERANG – Penumpukan sampah merupakan salah satu penyebab dari beberapa masalah yang hadir di sekitar lingkungan. Mulai dari penyebab banjir hingga sumber penyakit. Sebelum dibuang, sampah dapat dimanfaatkan terlebih dahulu. Salah satunya, dengan pembuatan bank sampah yang menjadi garda awal pemilahan sampah khususnya sampah rumah tangga. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Tihar Sopian mengatakan saat ini di Kota Tangerang terdapat 89 bank sampah. Seluruh bank sampah dikelola secara mandiri oleh warga dan tetap dalam pembinaan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang.

“Syarat pertama tentu harus ada kemauan untuk mengurus bank sampah ini. Kedua, bentuk organisasinya dengan struktur yang lengkap mulai dari ketua, sekretaris, bendahara dan lainnya. Nanti, akan dibuatkan surat keputusan oleh Kelurahan di wilayah masing-masing untuk membuat bank sampah,” ungkapnya, Kamis (21/09/23). 

Ia melanjutkan, DLH juga akan memberikan pembinaan kepada bank sampah bagaimana cara untuk memanfaatkan sampah-sampah dan juga sistem yang harus dilakukan. Selain itu, bank sampah juga dibebaskan untuk berkreasi dan membuat berbagai inovasi dari sampah-sampah yang didapatkan. 

“Menekan sampah dari sumber ini memang salah satu upaya yang harus dilakukan dalam pengurangan sampah. Inovasi-inovasi harus dilakukan. Bank sampah di Kota Tangerang juga beberapa waktu lalu sudah ada yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yaitu Bank Sampah Darling di Kecamatan Ciledug,” lanjutnya. 

Tihar berharap, masyarakat Kota Tangerang dapat memanfaatkan sampah-sampah yang dihasilkan sebelum dibuang ke TPS hingga TPA Rawa Kucing. Sehingga, tidak terjadi penumpukan sampah hingga dapat meningkatkan perekonomian warga melalui sampah-sampah yang dikreasikan agar memiliki nilai ekonomi. 

“Ayo sama-sama kita manfaatkan sampah yang ada menjadi sesuati yang memiliki nilai ekonomi. Sehingga, tidak ada penumpukan sampah yang berlebih di Kota Tangerang. Jika membutuhkan informasi lainnya tentang bank sampah, silahkan menghubungi DLH Kota Tangerang melalui media sosial,” ujarnya.

Manfaatkan Sampah di Lingkungan dengan Bank Sampah, Simak Cara Pembuatan Bank Sampah di Kota Tangerang!https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/09/5.pnghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/09/5-200x200.png admin SEPUTAR TANGERANG
Tppinews.com, TANGERANG - Penumpukan sampah merupakan salah satu penyebab dari beberapa masalah yang hadir di sekitar lingkungan. Mulai dari penyebab banjir hingga sumber penyakit. Sebelum dibuang, sampah dapat dimanfaatkan terlebih dahulu. Salah satunya, dengan pembuatan bank sampah yang menjadi garda awal pemilahan sampah khususnya sampah rumah tangga.  Kepala Dinas Lingkungan...
<!-- wp:image {"id":16295,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/09/3-5.jpeg" alt="" class="wp-image-16295"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Tppinews.com, TANGERANG - Penumpukan sampah merupakan salah satu penyebab dari beberapa masalah yang hadir di sekitar lingkungan. Mulai dari penyebab banjir hingga sumber penyakit. Sebelum dibuang, sampah dapat dimanfaatkan terlebih dahulu. Salah satunya, dengan pembuatan bank sampah yang menjadi garda awal pemilahan sampah khususnya sampah rumah tangga. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Tihar Sopian mengatakan saat ini di Kota Tangerang terdapat 89 bank sampah. Seluruh bank sampah dikelola secara mandiri oleh warga dan tetap dalam pembinaan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Syarat pertama tentu harus ada kemauan untuk mengurus bank sampah ini. Kedua, bentuk organisasinya dengan struktur yang lengkap mulai dari ketua, sekretaris, bendahara dan lainnya. Nanti, akan dibuatkan surat keputusan oleh Kelurahan di wilayah masing-masing untuk membuat bank sampah," ungkapnya, Kamis (21/09/23). </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:image {"id":16297,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/09/5.png" alt="" class="wp-image-16297"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Ia melanjutkan, DLH juga akan memberikan pembinaan kepada bank sampah bagaimana cara untuk memanfaatkan sampah-sampah dan juga sistem yang harus dilakukan. Selain itu, bank sampah juga dibebaskan untuk berkreasi dan membuat berbagai inovasi dari sampah-sampah yang didapatkan. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Menekan sampah dari sumber ini memang salah satu upaya yang harus dilakukan dalam pengurangan sampah. Inovasi-inovasi harus dilakukan. Bank sampah di Kota Tangerang juga beberapa waktu lalu sudah ada yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yaitu Bank Sampah Darling di Kecamatan Ciledug," lanjutnya. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:image {"id":16296,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/09/1-6.jpeg" alt="" class="wp-image-16296"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Tihar berharap, masyarakat Kota Tangerang dapat memanfaatkan sampah-sampah yang dihasilkan sebelum dibuang ke TPS hingga TPA Rawa Kucing. Sehingga, tidak terjadi penumpukan sampah hingga dapat meningkatkan perekonomian warga melalui sampah-sampah yang dikreasikan agar memiliki nilai ekonomi. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Ayo sama-sama kita manfaatkan sampah yang ada menjadi sesuati yang memiliki nilai ekonomi. Sehingga, tidak ada penumpukan sampah yang berlebih di Kota Tangerang. Jika membutuhkan informasi lainnya tentang bank sampah, silahkan menghubungi DLH Kota Tangerang melalui media sosial," ujarnya. </p> <!-- /wp:paragraph -->