tppinews.com TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menyosialisasikan regulasi terbaru terkait pencabutan subsidi minyak goreng curah.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tangerang Shandy Sulaeman mengatakan, pihaknya akan memanggil para pengelola pasar di Kota Tangerang untuk dilibatkan dalam peserta sosialisasi tersebut.

“Kami akan sosialisasi Permendag yang terbaru terkait tata cara membeli atau memesan minyak goreng curah,” ujarnya, Senin (30/5/2022).

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tangerang Shandy Sulaeman

Penghentian subsidi minyak goreng curah ini akan dilakukan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI mulai 31 Mei 2022 besok.

Pencabutan subsidi minyak goreng curah juga menyusul kebijakan baru dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), terkait kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO).

Adapun dua kebijakan tersebut, akan tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 30 Tahun 2022 dan Permendag Nomor 33 Tahun 2022.

Belum diketahui jadwal penyelenggaraan sosialiasi yang akan digelar Disperindag Kota Tangerang terkait regulasi terbaru tersebut.

Menurut Shandy, sosialisasi regulasi terbaru nantinya diharapkan akan sampai kepada para pihak pedagang minyak goreng.

“Jadi, kami akan mengundang para pengelola pasar. Nanti para pengelola pasar akan memanggil pedagang untuk bisa mengetahui cara-cara memesan minyaknya,”tukasnya. (fie)

Tanggapi Pencabutan Subsidi Migor Curah, Disperindag Kota Tangerang Bakal Panggil Pengelola Pasarhttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220530-WA0102.jpghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220530-WA0102-200x200.jpg admin SEPUTAR TANGERANG
tppinews.com TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menyosialisasikan regulasi terbaru terkait pencabutan subsidi minyak goreng curah. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tangerang Shandy Sulaeman mengatakan, pihaknya akan memanggil para pengelola pasar di Kota Tangerang untuk dilibatkan dalam peserta sosialisasi tersebut. 'Kami akan sosialisasi Permendag...
<!-- wp:paragraph --> <p>tppinews.com TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menyosialisasikan regulasi terbaru terkait pencabutan subsidi minyak goreng curah.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tangerang Shandy Sulaeman mengatakan, pihaknya akan memanggil para pengelola pasar di Kota Tangerang untuk dilibatkan dalam peserta sosialisasi tersebut.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Kami akan sosialisasi Permendag yang terbaru terkait tata cara membeli atau memesan minyak goreng curah," ujarnya, Senin (30/5/2022).</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:image {"id":13432,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220530-WA0102.jpg" alt="" class="wp-image-13432"/><figcaption>Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tangerang Shandy Sulaeman </figcaption></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Penghentian subsidi minyak goreng curah ini akan dilakukan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI mulai 31 Mei 2022 besok.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Pencabutan subsidi minyak goreng curah juga menyusul kebijakan baru dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), terkait kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO).</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Adapun dua kebijakan tersebut, akan tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 30 Tahun 2022 dan Permendag Nomor 33 Tahun 2022.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Belum diketahui jadwal penyelenggaraan sosialiasi yang akan digelar Disperindag Kota Tangerang terkait regulasi terbaru tersebut.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Menurut Shandy, sosialisasi regulasi terbaru nantinya diharapkan akan sampai kepada para pihak pedagang minyak goreng.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Jadi, kami akan mengundang para pengelola pasar. Nanti para pengelola pasar akan memanggil pedagang untuk bisa mengetahui cara-cara memesan minyaknya,"tukasnya. (fie)</p> <!-- /wp:paragraph -->