tppinews.com, TANGERANG – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang memeriksa konsultan pengawas dari PT Delta Elok Lestari dalam perkara dugaan korupsi pembangunan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang untuk mencari potensi tersangka lain.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang Bayu Probo Sutopo mengatakan, pemeriksan terhadap konsultan pengawas sebagai upaya dalam mengembangkan perkara kasus korupsi ini.

“Keterangan konsultan pengawas dan seluruh pihak terkait akan terus kita dalami, baik secara teknis maupun secara administratif,” kata Bayu, Jumat (13/5/2022).

Bayu menyebut, pemeriksaan ini menjadi bahan bagi penyidik untuk mendapatkan fakta baru hingga berpotensi mengerucut adanya calon tersangka baru.

“Keterangan para pihak kan nantinya tertuang dalam BAP dan sebagai bahan dalam pembuktian,” jelasnya.

Menurut Bayu, hasil pemeriksaan terhadap konsultan pengawas ini belum dapat dipublikasi, karena kepentingan penyidikan.

“Nanti ya, kalau berkas perkara sudah lengkap akan kita sampaikan dalam press release selanjutnya,” katanya.

PT Delta Elok Lestari menjadi pemenang sebagai konsultan pengawas dalam pelaksanaan tender pembangungan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk pada 2017.

Dari data yang dihimpun, pagu anggaran jasa pengawasan pembangunan konstruksi pasar lingkungan Periuk ini senilai Rp70 juta yang bersumber dari APBD Kota Tangerang 2017, dengan penawaran Rp68 juta.

Dalam data juga, PT Delta Elok Lestari beralamat di Jalan Haji Brit Nomor 54 RT04, RW10, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Adapun berdasarkan informasi yang dihimpun, alamat tersebut merupakan sebuah kios, lalu pada Jumat (14/5/2022), PT Delta Elok Lestari sudah tak lagi berkantor di alamat tersebut.

Seperti diketahui, Kejari Kota Tangerang menetapkan empat orang sebagai tersangka perkara dugaan korupsi pembangunan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk.

Para tersangka di antaranya berinisial OSS selaku pejabat pembuat komitmen atau ASN Pemkot Tangerang, A selaku Direktur PT Nisara Karya Nusantara, AR selaku Site Manager PT Nisara Karya Nusantara, dan DI selaku penerima kuasa dari Direktur PT Nisara Karya Nusantara.

Kasus korupsi pembangunan pasar lingkungan tahun 2017 ini menggunakan APBD Kota Tangerang dengan pagu anggaran senilai Rp5.063.579.000. Adapun kerugian negara dalam kasus korupsi yang ditemukan tidak sesuainya spesifikasi dan didapati banyak item yang tidak terpasang sesuai kontrak ini senilai Rp640.673.987. (Fie/redaksi)

Konsultan Pasar Lingkungan Perkara Korupsi Diperiksa, Kejari Tangerang Cari Tersangka Lainhttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/05/e0d699615358286f8f02f474429329d954a1d9eec995d4c6a4d3750e437338e1.0.jpghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/05/e0d699615358286f8f02f474429329d954a1d9eec995d4c6a4d3750e437338e1.0-200x200.jpg admin SEPUTAR TANGERANG
tppinews.com, TANGERANG - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang memeriksa konsultan pengawas dari PT Delta Elok Lestari dalam perkara dugaan korupsi pembangunan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang untuk mencari potensi tersangka lain. Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang Bayu Probo Sutopo mengatakan, pemeriksan terhadap konsultan...
<!-- wp:image {"id":13296,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG_20220515_135339.jpg" alt="" class="wp-image-13296"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>tppinews.com, TANGERANG - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang memeriksa konsultan pengawas dari PT Delta Elok Lestari dalam perkara dugaan korupsi pembangunan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang untuk mencari potensi tersangka lain.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang Bayu Probo Sutopo mengatakan, pemeriksan terhadap konsultan pengawas sebagai upaya dalam mengembangkan perkara kasus korupsi ini.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Keterangan konsultan pengawas dan seluruh pihak terkait akan terus kita dalami, baik secara teknis maupun secara administratif," kata Bayu, Jumat (13/5/2022).</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Bayu menyebut, pemeriksaan ini menjadi bahan bagi penyidik untuk mendapatkan fakta baru hingga berpotensi mengerucut adanya calon tersangka baru.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Keterangan para pihak kan nantinya tertuang dalam BAP dan sebagai bahan dalam pembuktian,” jelasnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Menurut Bayu, hasil pemeriksaan terhadap konsultan pengawas ini belum dapat dipublikasi, karena kepentingan penyidikan.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Nanti ya, kalau berkas perkara sudah lengkap akan kita sampaikan dalam press release selanjutnya,” katanya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>PT Delta Elok Lestari menjadi pemenang sebagai konsultan pengawas dalam pelaksanaan tender pembangungan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk pada 2017.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dari data yang dihimpun, pagu anggaran jasa pengawasan pembangunan konstruksi pasar lingkungan Periuk ini senilai Rp70 juta yang bersumber dari APBD Kota Tangerang 2017, dengan penawaran Rp68 juta.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dalam data juga, PT Delta Elok Lestari beralamat di Jalan Haji Brit Nomor 54 RT04, RW10, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Adapun berdasarkan informasi yang dihimpun, alamat tersebut merupakan sebuah kios, lalu pada Jumat (14/5/2022), PT Delta Elok Lestari sudah tak lagi berkantor di alamat tersebut.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Seperti diketahui, Kejari Kota Tangerang menetapkan empat orang sebagai tersangka perkara dugaan korupsi pembangunan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Para tersangka di antaranya berinisial OSS selaku pejabat pembuat komitmen atau ASN Pemkot Tangerang, A selaku Direktur PT Nisara Karya Nusantara, AR selaku Site Manager PT Nisara Karya Nusantara, dan DI selaku penerima kuasa dari Direktur PT Nisara Karya Nusantara.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kasus korupsi pembangunan pasar lingkungan tahun 2017 ini menggunakan APBD Kota Tangerang dengan pagu anggaran senilai Rp5.063.579.000. Adapun kerugian negara dalam kasus korupsi yang ditemukan tidak sesuainya spesifikasi dan didapati banyak item yang tidak terpasang sesuai kontrak ini senilai Rp640.673.987. (Fie/redaksi)</p> <!-- /wp:paragraph -->