Tppinews.com, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan membuka kembali taman-taman tematik yang menjadi salah satu fasilitas ruang publik bagi masyarakat, Kamis (28/10/21).

Pembukaan taman itu mengacu berdasarkan surat edaran Walikota Tangerang nomor 180/4355-Bag.Hkm/2021, bahwa taman umum diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Pantauan Tppinews.com di taman gajah Kamis 28 Oktober 2021, terlihat beberpa pengunjung yang sedang melepas penat di taman yang berada di sisi sungai Cisadane.

Dedi, salah satu pengunjung mengaku senang akan dibukanya beberapa taman yang ada di Kota Tangerang, ia pun tidak merasa keberatan apabila nantinya akan diterapkan aplikasi PeduluLindungi.

“Ini sambil jaga anak aja, karena istri sedang kuliah deket sini,” ujar Dedi.

Ia pun berharap nantinya prosedur tersebut benar diterapkan. Sehingga memberikan rasa aman yang lebih saat mengunjungi pasilitas publik seperti taman tematik.

“Sesuai dengan kapasitas sistemnya bener ditetapkan jangan hanya formalitas saja,” jelasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Ubaidillah mengungkapkan uji coba pembukaan taman tematik akan berlangsung di empat taman.

Empat taman tersebut diantaranya, Taman Ekspresi, Taman Pisang serta taman burung yang akan dibuka pada Sabtu (30/10/21) mendatang. Sedangkan, untuk taman Gajah dan Hutan Kota masih menunggu QR Code Peduli Lindungi.

“Ini menjadi kabar bahagia pastinya untuk seluruh pecinta taman tematik, khususnya warga Kota Tangerang,” ujar Ubaidillah saat dihubungi.

“Namun, untuk Taman Gajah dan Taman Hutan Kota saat ini masih menunggu QR Code Peduli Lindungi dari Pusdatin Kemenkes. Kemarin, sedikit kendala maka terlambat dibanding dua taman lainnya,” lanjutnya.

Dirinya pun mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mengunjungi taman, terlebih dahulu mempelajari dan mematuhi ketentuan berkunjung.

“Kuota pengunjung 25 persen dari pengujung harian normal, wajib menggunakan masker, cek suhu dibawah 37,5 derajat, mencuci tangan, mengikuti arah tempuh yang sudah ditentukan dan selalu bergerak,” katanya.

Selain itu, pengunjung harus menjaga jarak dengan pengunjung lainnya dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, untuk anak dibawah 12 tahun wajib didampingi orangtua.

“Untuk jam operasional, Taman Tematik akan dibuka mulai 07.00 hingga 17.00 WIB,” katanya.

“Pengunjung juga harus mengetahui, di taman tematik tidak boleh menggelar kegiatan yang mengundang kerumunan masa, sarana olahraga dan mainan anak belum boleh digunakan. Pengunjung juga tidak diperbolehkan makan di area taman tematik,” imbuhnya.

Disbudpar juga akan menyiagakan 60 petugas Satgas taman yang akan bertugas menjaga keamanan taman-taman tematik. Setidaknya, satu taman akan kerahkan lima petugas disetiap siftnya secara berkala.

“Karena memang, taman-taman lainnya yang belum diperkenankan buka, harus tetap dijaga oleh para Satgas Taman. Sehingga, semua taman akan tetap terpantau dengan baik. Jadi, diimbau seluruh pengujung untuk patuh prokes dan mengawasi anak-anaknya dengan baik,” pungkasnya.(eko)

4 Taman di Kota Tangerang Resmi Dibuka Kembalihttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211028-WA0065-1024x576.jpghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211028-WA0065-200x200.jpg admin SEPUTAR TANGERANG
Tppinews.com, TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan membuka kembali taman-taman tematik yang menjadi salah satu fasilitas ruang publik bagi masyarakat, Kamis (28/10/21). Pembukaan taman itu mengacu berdasarkan surat edaran Walikota Tangerang nomor 180/4355-Bag.Hkm/2021, bahwa taman umum diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen. Pantauan Tppinews.com di taman gajah Kamis 28...
<!-- wp:image {"id":12173,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211028-WA0064-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-12173"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Tppinews.com, TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan membuka kembali taman-taman tematik yang menjadi salah satu fasilitas ruang publik bagi masyarakat, Kamis (28/10/21).</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Pembukaan taman itu mengacu berdasarkan surat edaran Walikota Tangerang nomor 180/4355-Bag.Hkm/2021, bahwa taman umum diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Pantauan Tppinews.com di taman gajah Kamis 28 Oktober 2021, terlihat beberpa pengunjung yang sedang melepas penat di taman yang berada di sisi sungai Cisadane.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dedi, salah satu pengunjung mengaku senang akan dibukanya beberapa taman yang ada di Kota Tangerang, ia pun tidak merasa keberatan apabila nantinya akan diterapkan aplikasi PeduluLindungi.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:image {"id":12172,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211028-WA0065-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-12172"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Ini sambil jaga anak aja, karena istri sedang kuliah deket sini," ujar Dedi.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Ia pun berharap nantinya prosedur tersebut benar diterapkan. Sehingga memberikan rasa aman yang lebih saat mengunjungi pasilitas publik seperti taman tematik.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Sesuai dengan kapasitas sistemnya bener ditetapkan jangan hanya formalitas saja," jelasnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Ubaidillah mengungkapkan uji coba pembukaan taman tematik akan berlangsung di empat taman.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Empat taman tersebut diantaranya, Taman Ekspresi, Taman Pisang serta taman burung yang akan dibuka pada Sabtu (30/10/21) mendatang. Sedangkan, untuk taman Gajah dan Hutan Kota masih menunggu QR Code Peduli Lindungi.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Ini menjadi kabar bahagia pastinya untuk seluruh pecinta taman tematik, khususnya warga Kota Tangerang," ujar Ubaidillah saat dihubungi.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Namun, untuk Taman Gajah dan Taman Hutan Kota saat ini masih menunggu QR Code Peduli Lindungi dari Pusdatin Kemenkes. Kemarin, sedikit kendala maka terlambat dibanding dua taman lainnya,” lanjutnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dirinya pun mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mengunjungi taman, terlebih dahulu mempelajari dan mematuhi ketentuan berkunjung.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Kuota pengunjung 25 persen dari pengujung harian normal, wajib menggunakan masker, cek suhu dibawah 37,5 derajat, mencuci tangan, mengikuti arah tempuh yang sudah ditentukan dan selalu bergerak," katanya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Selain itu, pengunjung harus menjaga jarak dengan pengunjung lainnya dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, untuk anak dibawah 12 tahun wajib didampingi orangtua.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Untuk jam operasional, Taman Tematik akan dibuka mulai 07.00 hingga 17.00 WIB," katanya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Pengunjung juga harus mengetahui, di taman tematik tidak boleh menggelar kegiatan yang mengundang kerumunan masa, sarana olahraga dan mainan anak belum boleh digunakan. Pengunjung juga tidak diperbolehkan makan di area taman tematik,” imbuhnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Disbudpar juga akan menyiagakan 60 petugas Satgas taman yang akan bertugas menjaga keamanan taman-taman tematik. Setidaknya, satu taman akan kerahkan lima petugas disetiap siftnya secara berkala.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Karena memang, taman-taman lainnya yang belum diperkenankan buka, harus tetap dijaga oleh para Satgas Taman. Sehingga, semua taman akan tetap terpantau dengan baik. Jadi, diimbau seluruh pengujung untuk patuh prokes dan mengawasi anak-anaknya dengan baik,” pungkasnya.(eko)</p> <!-- /wp:paragraph -->