tppinews.com, TANGERANG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peremcanaan Proyek Strategis Kota. Focus Group Discussion ini diselenggarakan sebagai tahapan dalam
penyelesaian Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota 2019.

Kepala Bappeda Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagja menjelaskan, maksud dilaksanakannya Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota adalah untuk menyediakan dokumen perencanaan sebagai acuan dalam pengembanganan Kawasan Aerotropolis di Kota Tangerang.

“Sedangkan tujuan kegiatan adalah mengidentifikasi potensi wilayah pengembanganan Kawasan Aerotropolis
berdasarkan pola ruang yang tertuang dalam Revisi RTRW,” kata Sugiharto kepada awak media.

Ia melanjutkan, dengan kegiatan tersebut diharapkan bisa merepresentasikan data kondisi eksisting yang ada. Selain itu, dapat menganalisis pengembangan potensi wilayah. Hingga merencanakan konsep dan strategi pengembangan wilayah berdasarkan hasil analisis potensi.

Hadir juga sejumlah undangan FGD, Tim Pembahas Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota TA. 2019, Kalangan Akademisi dalam hal ini diwakili oleh LPPM UNIS, YUPPENTEK, UMT dan STIMIK Raharja, Perwakilan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, dan Perwakilan dari PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Kota Tangerang.

Sugiharto yang pernah menjabat Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan itu berharap, melalui FGD diharapkan dapat menggali masukan, saran dan informasi dari para peserta untuk dapat lebih memberikan kajian yang mendalam pada kegiatan ini.

“Supaya dalam FGD ini dapat dimaksimalkan sehingga dapat memberikan manfaat dalam penyusunan Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota,” tandasnya. (ADV)

Bappeda Siap Gali Potensi Kota Tangeranghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191115-WA0039.jpghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191115-WA0039-200x200.jpg admin ADVERTORIAL
  tppinews.com, TANGERANG - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peremcanaan Proyek Strategis Kota. Focus Group Discussion ini diselenggarakan sebagai tahapan dalam penyelesaian Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota 2019. Kepala Bappeda Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagja menjelaskan, maksud dilaksanakannya Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota adalah untuk...
  <img class="aligncenter size-medium wp-image-7525" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191115-WA0042-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" />tppinews.com, TANGERANG - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peremcanaan Proyek Strategis Kota. Focus Group Discussion ini diselenggarakan sebagai tahapan dalam penyelesaian Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota 2019. Kepala Bappeda Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagja menjelaskan, maksud dilaksanakannya Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota adalah untuk menyediakan dokumen perencanaan sebagai acuan dalam pengembanganan Kawasan Aerotropolis di Kota Tangerang. <img class="aligncenter size-medium wp-image-7526" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191115-WA0039-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" />“Sedangkan tujuan kegiatan adalah mengidentifikasi potensi wilayah pengembanganan Kawasan Aerotropolis berdasarkan pola ruang yang tertuang dalam Revisi RTRW,” kata Sugiharto kepada awak media. Ia melanjutkan, dengan kegiatan tersebut diharapkan bisa merepresentasikan data kondisi eksisting yang ada. Selain itu, dapat menganalisis pengembangan potensi wilayah. Hingga merencanakan konsep dan strategi pengembangan wilayah berdasarkan hasil analisis potensi. <img class="aligncenter size-medium wp-image-7523" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191115-WA0041-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" />Hadir juga sejumlah undangan FGD, Tim Pembahas Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota TA. 2019, Kalangan Akademisi dalam hal ini diwakili oleh LPPM UNIS, YUPPENTEK, UMT dan STIMIK Raharja, Perwakilan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, dan Perwakilan dari PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Kota Tangerang. Sugiharto yang pernah menjabat Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan itu berharap, melalui FGD diharapkan dapat menggali masukan, saran dan informasi dari para peserta untuk dapat lebih memberikan kajian yang mendalam pada kegiatan ini. “Supaya dalam FGD ini dapat dimaksimalkan sehingga dapat memberikan manfaat dalam penyusunan Kegiatan Perencanaan Proyek Strategis Kota,” tandasnya. (ADV)