tppinews.com, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dalam rangka mewujudkan pembangunan pemukiman yang layak huni dan berkelanjutan, sektor air minum merupakan aspek pembangunan yang memiliki fungsi penting dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat, karena ini berkaitan dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan permukiman, juga kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.

H. Maryono Hasan Sekretaris Dinas Perkim saat ditemui awak media di ruang kerjanya mengungkapkan, Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pelayanan air minum yang baik tentunya akan memberikan dampak yang baik pula bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Dari hal itu lah perlunya pencapaian dalam tingkatan pelayanan yang baik dengan didukung penyediaan infrastruktur yang handal,” ungkap Maryono Rabu (27/02)

“Kita (dinas perkim.red) terus berupaya meningkatkan jumlah warga yang mendapatkan akses air bersih, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).”imbuhnya.

Upaya tersebut sejalan dengan Nawa Cita pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan infrastruktur dasar.

Masih kata Maryono, bahwa pada tahun 2019 ini pihaknya akan fokus pada pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk menginventarisasi cakupan air bersih meliputi Zona II dan III Kota Tangerang.

Menurutnya, upaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, salah satunya penyediaan instalasi air minum terus dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang.

“Spirit Kota layak huni, kota layak dikunjungi dan kota layak investasi di Kota Tangerang tentu harus dijaga, salah satunya memfasilitasi dan memastikan seluruh warga Kota Tangerang memperoleh akses layanan air minum yang sehat dan berkualitas,” tegasnya.

Hal senada juga di ungkapkan, Kepala seksi (Kasi) Pembangunan dan Pengembangan Air Minum, Yohandi ia memaparkan, kegiatan penyambungan instalasi air minum bagi warga MBR ini merupakan salah satu program berkelanjutan yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang.

“Untuk penyambungan instalasi hingga ke rumahnya ditanggung oleh APBD, tapi untuk pemanfaatan airnya tetap bayar,” terangnya.

Adapun biaya untuk pemanfaatan airnya, tambah Yohandi, disesuaikan kebijakan dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) karena sumber air yang akan di suplai ke masing-masing rumah warga MBR yang disambung instalasi air berasal dari PDAM.

“Untuk sumber airnya tetap melalui PDAM. Jadi tarif pemanfaatan airnya ya mengikuti kebijakan PDAM. Dengan adanya program ini, semoga masyarakat dapat langsung merasakan manfaatnya,” pungkasnya.(adv)

2019, Dinas Perkim Kebut Pemasangan Air Bersih Melalui Program MBRhttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2018/12/Screenshot_20181218-115817.jpghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2018/12/Screenshot_20181218-115817-200x200.jpg admin ADVERTORIALSEPUTAR TANGERANG,,
tppinews.com, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dalam rangka mewujudkan pembangunan pemukiman yang layak huni dan berkelanjutan, sektor air minum merupakan aspek pembangunan yang memiliki fungsi penting dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat, karena ini berkaitan dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan permukiman, juga kenyamanan...
<img class="aligncenter size-medium wp-image-7095" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/03/Screenshot_20190303-105429-300x193.jpg" alt="" width="300" height="193" />tppinews.com, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dalam rangka mewujudkan pembangunan pemukiman yang layak huni dan berkelanjutan, sektor air minum merupakan aspek pembangunan yang memiliki fungsi penting dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat, karena ini berkaitan dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan permukiman, juga kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. H. Maryono Hasan Sekretaris Dinas Perkim saat ditemui awak media di ruang kerjanya mengungkapkan, Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pelayanan air minum yang baik tentunya akan memberikan dampak yang baik pula bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan. "Dari hal itu lah perlunya pencapaian dalam tingkatan pelayanan yang baik dengan didukung penyediaan infrastruktur yang handal," ungkap Maryono Rabu (27/02) "Kita (dinas perkim.red) terus berupaya meningkatkan jumlah warga yang mendapatkan akses air bersih, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)."imbuhnya. <img class="aligncenter size-medium wp-image-6960" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2018/12/Screenshot_20181218-115817-300x196.jpg" alt="" width="300" height="196" />Upaya tersebut sejalan dengan Nawa Cita pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan infrastruktur dasar. Masih kata Maryono, bahwa pada tahun 2019 ini pihaknya akan fokus pada pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk menginventarisasi cakupan air bersih meliputi Zona II dan III Kota Tangerang. Menurutnya, upaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, salah satunya penyediaan instalasi air minum terus dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang. “Spirit Kota layak huni, kota layak dikunjungi dan kota layak investasi di Kota Tangerang tentu harus dijaga, salah satunya memfasilitasi dan memastikan seluruh warga Kota Tangerang memperoleh akses layanan air minum yang sehat dan berkualitas,” tegasnya. Hal senada juga di ungkapkan, Kepala seksi (Kasi) Pembangunan dan Pengembangan Air Minum, Yohandi ia memaparkan, kegiatan penyambungan instalasi air minum bagi warga MBR ini merupakan salah satu program berkelanjutan yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang. “Untuk penyambungan instalasi hingga ke rumahnya ditanggung oleh APBD, tapi untuk pemanfaatan airnya tetap bayar,” terangnya. Adapun biaya untuk pemanfaatan airnya, tambah Yohandi, disesuaikan kebijakan dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) karena sumber air yang akan di suplai ke masing-masing rumah warga MBR yang disambung instalasi air berasal dari PDAM. “Untuk sumber airnya tetap melalui PDAM. Jadi tarif pemanfaatan airnya ya mengikuti kebijakan PDAM. Dengan adanya program ini, semoga masyarakat dapat langsung merasakan manfaatnya,” pungkasnya.(adv)