tppinews.com, TANGERANG – DPRD Kota Tangerang akan melakukan peninjauan ke lapangan terkait beberapa proyek besar yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2017 ini, terutama proyek-proyek yang berada di Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Kota Tangerang.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto kepada wartawan.

“Kita akan sidak proyek-proyek besar yang sudah dikerjakann dan yang sedang berjalan, untuk mengetahui sejauh mana proyek tersebut berjalan,” kata Turidi. Selasa (21/11/2017)

Lebih jauh Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini menyatakan, ada beberapa pekerjaan yang akan menjadi perhatian dewan, diantara proyek peningkatan jalan Benteng Betawi yang dikerjakan pada tahun anggaran 2016. Proyek Pembangunan Jalan Mookervart, Proyek pembangunan Jembatan Tengku Umar, Jembatan Dadang Suprapto, dan pembangunan pel banjir / pintu air di Kecamatan Priuk.

“Semua proyek ini akan kita tinjau, untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaannya dilapangan apakah progresnya sesuai dengan waktu, serta spek sesuai atau tidak, karena proyek-proyek ini merupakan proyek yang menghabiskan cukup besar anggaran,” katanya.

Selain itu tambah Turidi, sebagian dari proyek tersebut sebentar lagi akan memasuki masa akhir kontrak.

“Kita berharap semua proyek tersebut bisa diselesaikan tepat waktu, dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Terkait informasi adanya beberapa proyek yang bermasalah, karena dipastikan tidak akan bisa diselesaikan sesuai masa kontrak, Turidi menyatakan, bahwa dewan akan meminta klarifikasi dari Dinas PU Binamarga Kota Tangerang.

“Kalau memang ada proyek tidak selesai, kita akan mempertanyakan nanti ke Dinas terkait, misalnya seperti Jalan Mookervart kita akan meminta penjelasan dari Dinas PU,” katanya.

Terkait dengan proyek pembangunan Jalan Mookervart yang nilainya mencapai Rp 72,5 miliar, Turidi menyatakan, pihaknya tidak mengetahui jika ada proyek yang nilainya sebesar itu.

“Memang ada ya yang nilainya sebesar itu, bukannya itu proyek pusat, nanti saya akan cek ke Dinas PU dan nanti akan diketahui kalau ditinjau ke lapangan,” pungkasnya.(tim)

Terkait Proyek Jalan Mookervart, Dewan Bakal Panggil Dinas PUhttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2017/11/Screenshot_20171120-203148-1024x764.jpghttps://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2017/11/Screenshot_20171120-203148-200x200.jpg admin SEPUTAR TANGERANG,,
tppinews.com, TANGERANG - DPRD Kota Tangerang akan melakukan peninjauan ke lapangan terkait beberapa proyek besar yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2017 ini, terutama proyek-proyek yang berada di Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Kota Tangerang. Demikian diungkapkan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto kepada wartawan. 'Kita akan sidak proyek-proyek besar yang...
<img class="aligncenter size-medium wp-image-6121" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2017/11/Screenshot_20171120-203148-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" />tppinews.com, TANGERANG - DPRD Kota Tangerang akan melakukan peninjauan ke lapangan terkait beberapa proyek besar yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2017 ini, terutama proyek-proyek yang berada di Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Kota Tangerang. Demikian diungkapkan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto kepada wartawan. "Kita akan sidak proyek-proyek besar yang sudah dikerjakann dan yang sedang berjalan, untuk mengetahui sejauh mana proyek tersebut berjalan," kata Turidi. Selasa (21/11/2017) Lebih jauh Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini menyatakan, ada beberapa pekerjaan yang akan menjadi perhatian dewan, diantara proyek peningkatan jalan Benteng Betawi yang dikerjakan pada tahun anggaran 2016. Proyek Pembangunan Jalan Mookervart, Proyek pembangunan Jembatan Tengku Umar, Jembatan Dadang Suprapto, dan pembangunan pel banjir / pintu air di Kecamatan Priuk. "Semua proyek ini akan kita tinjau, untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaannya dilapangan apakah progresnya sesuai dengan waktu, serta spek sesuai atau tidak, karena proyek-proyek ini merupakan proyek yang menghabiskan cukup besar anggaran," katanya. Selain itu tambah Turidi, sebagian dari proyek tersebut sebentar lagi akan memasuki masa akhir kontrak. "Kita berharap semua proyek tersebut bisa diselesaikan tepat waktu, dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat," katanya. Terkait informasi adanya beberapa proyek yang bermasalah, karena dipastikan tidak akan bisa diselesaikan sesuai masa kontrak, Turidi menyatakan, bahwa dewan akan meminta klarifikasi dari Dinas PU Binamarga Kota Tangerang. "Kalau memang ada proyek tidak selesai, kita akan mempertanyakan nanti ke Dinas terkait, misalnya seperti Jalan Mookervart kita akan meminta penjelasan dari Dinas PU," katanya. Terkait dengan proyek pembangunan Jalan Mookervart yang nilainya mencapai Rp 72,5 miliar, Turidi menyatakan, pihaknya tidak mengetahui jika ada proyek yang nilainya sebesar itu. "Memang ada ya yang nilainya sebesar itu, bukannya itu proyek pusat, nanti saya akan cek ke Dinas PU dan nanti akan diketahui kalau ditinjau ke lapangan," pungkasnya.(tim)