Tppinews.com, TANGERANG – Turut ambil peran dalam penanganan musibah kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Dinas Sosial Kota Tangerang membuka Dapur Umum dan Posko Bencana di halaman luar kantor Dinsos Kota Tangerang, sejak Sabtu (21/10) kemarin. 

Sejak hari itu, tak henti-hentinya seluruh petugas dan relawan sosial seperti Tagana dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) memproduksi ragam masakan, untuk mensuplai dan memastikan segala asupan para pengungsi dan petugas pemadam dan gabungan lainnya yang bekerja terpenuhi. 

Kepala Dinsos, Kota Tangerang, Mulyani mengungkapkan terhitung sejak Sabtu kemarin susah 5.047 nasi bungkus didistribusikan. Terinci, Sabtu 616 bungkus, Minggu 1.781 bungkus dan Senin 2.650 bungkus. Ditambah, telah tersalurkan 220 pcs roti dan 126 dus air mineral. 

“Dapur umum tak henti produksi untuk petugas pemadam dan petugas gabungan lainnya. Tak terkecuali para pengungsi, ditengah sederet bantuan yang juga tak henti berdatangan ke Posko Pengungsian di Kecamatan Neglasari,” ungkap Mulyani, Senin (23/10/23). 

Ia pun menjelaskan, ragam menu yang disiapkan untuk petugas dipastikan kaya akan asupan. Seperti, Ayam goreng, bakwan jagung dan sayur capcay. Ayam kecap, tumis sawi dan tempe orek. Ayam mentega, sayur capcay dan bakwan dan paket menu lainnya. 

“Kami berupaya menyiapkan makanan yang cukup terpenuhi secara asupan, dengan ragam olahan. Harapannya, terus menjadi energi baru bagi para petugas, khususnya mereka pemadam yang tak henti diatas gunungan sampah untuk melakukan pemadaman hingga pendinginan,” katanya. 

“Makanan atau nasi bungkus yang disalurkan, selain dari Dinsos juga banyaknya perbantuan yang datang dari berbagai pihak, berupa bahan-bahan mentah. Dapur umum yang terus mengolahnya untuk siap santap para petugas dan mereka para pengungsi,” tambahnya. 

Sementara itu, cepat tanggap dalam penanganan TPA Rawa Kucing, bantuan non pangan yang juga sudah disalurkan Dinsos Kota Tangerang untuk warga terdampak, diantaranya 59 pcs selimut, lima pcs handuk, dua dus biskuit bayi, 10 pak biskuit balita, dan menyediakan satu tenda family dan lima felbet di Posko Pintu satu serta satu tenda regu dan lima terpal di posko Kecamatan Neglasari. 

“Meskipun kebakaran sudah mereda, dan menyisakan titik asap tebal, petugas gabungan masih terus berjibaku meminimalisir potensi api yang muncul. Begitu juga dengan petugas Dinsos yang terus berupaya mendistibusikan makanan untuk mereka yang bekerja keras untuk pemasaman total TPA Rawa Kucing,” tutup Mulyani.

Dirikan Dapur Umum, Dinsos Kota Tangerang Upayakan Konsumsi Petugas Gabungan dan Pengungsi Terpenuhihttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/10/DOKUMENTASI-1-7-1024x768.jpeghttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/10/DOKUMENTASI-1-7-200x200.jpeg admin SEPUTAR TANGERANG
Tppinews.com, TANGERANG - Turut ambil peran dalam penanganan musibah kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Dinas Sosial Kota Tangerang membuka Dapur Umum dan Posko Bencana di halaman luar kantor Dinsos Kota Tangerang, sejak Sabtu (21/10) kemarin.  Sejak hari itu, tak henti-hentinya seluruh petugas dan relawan sosial seperti...
<!-- wp:image {"id":16391,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/10/DOKUMENTASI-1-7-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-16391"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Tppinews.com, TANGERANG - Turut ambil peran dalam penanganan musibah kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Dinas Sosial Kota Tangerang membuka Dapur Umum dan Posko Bencana di halaman luar kantor Dinsos Kota Tangerang, sejak Sabtu (21/10) kemarin. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Sejak hari itu, tak henti-hentinya seluruh petugas dan relawan sosial seperti Tagana dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) memproduksi ragam masakan, untuk mensuplai dan memastikan segala asupan para pengungsi dan petugas pemadam dan gabungan lainnya yang bekerja terpenuhi. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kepala Dinsos, Kota Tangerang, Mulyani mengungkapkan terhitung sejak Sabtu kemarin susah 5.047 nasi bungkus didistribusikan. Terinci, Sabtu 616 bungkus, Minggu 1.781 bungkus dan Senin 2.650 bungkus. Ditambah, telah tersalurkan 220 pcs roti dan 126 dus air mineral. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Dapur umum tak henti produksi untuk petugas pemadam dan petugas gabungan lainnya. Tak terkecuali para pengungsi, ditengah sederet bantuan yang juga tak henti berdatangan ke Posko Pengungsian di Kecamatan Neglasari," ungkap Mulyani, Senin (23/10/23). </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Ia pun menjelaskan, ragam menu yang disiapkan untuk petugas dipastikan kaya akan asupan. Seperti, Ayam goreng, bakwan jagung dan sayur capcay. Ayam kecap, tumis sawi dan tempe orek. Ayam mentega, sayur capcay dan bakwan dan paket menu lainnya. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Kami berupaya menyiapkan makanan yang cukup terpenuhi secara asupan, dengan ragam olahan. Harapannya, terus menjadi energi baru bagi para petugas, khususnya mereka pemadam yang tak henti diatas gunungan sampah untuk melakukan pemadaman hingga pendinginan," katanya. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Makanan atau nasi bungkus yang disalurkan, selain dari Dinsos juga banyaknya perbantuan yang datang dari berbagai pihak, berupa bahan-bahan mentah. Dapur umum yang terus mengolahnya untuk siap santap para petugas dan mereka para pengungsi," tambahnya. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Sementara itu, cepat tanggap dalam penanganan TPA Rawa Kucing, bantuan non pangan yang juga sudah disalurkan Dinsos Kota Tangerang untuk warga terdampak, diantaranya 59 pcs selimut, lima pcs handuk, dua dus biskuit bayi, 10 pak biskuit balita, dan menyediakan satu tenda family dan lima felbet di Posko Pintu satu serta satu tenda regu dan lima terpal di posko Kecamatan Neglasari. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Meskipun kebakaran sudah mereda, dan menyisakan titik asap tebal, petugas gabungan masih terus berjibaku meminimalisir potensi api yang muncul. Begitu juga dengan petugas Dinsos yang terus berupaya mendistibusikan makanan untuk mereka yang bekerja keras untuk pemasaman total TPA Rawa Kucing," tutup Mulyani. </p> <!-- /wp:paragraph -->