Tppinews.com, TANGERANG – Insiden kebakaran melanda SDN Petir 3 di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang terbakar, pada Senin (26/6/2023).

Sebanyak empat ruangan di gedung sekolah itu ludes terbakar. Peristiwa yang terjadi pukul 05.05 WIB itu mengejutkan petugas kebersihan yang rutin membersihkan di lokasi.

“Kejadian itu jam 05.05, saya emang rutin setiap hari bebersih. Pas baru buka gerbang depan tuh udah kecium bau asep,” ujar Mila Karmila, petugas kebersihan sekolah, dilansir dari berbagai sumber.

Mila menceritakan, awalnya ia tidak menaruh curiga adanya kepulan asap. Pasalnya, kata dia, asap tersebut dikira merupakan sisa api unggun kegiatan sabtu berkemah.

“Saya pikir mah kemarin abis ada perkemahan Jumat Sabtu kan ada api unggun. Saya pikir itu, tapi masa iya belom mati,” katanya.

Setelah melewati gerbang, barulah dirinya terkejut lantaran kepulan asap dan api menyala besar. Usai melihat hal itu, Mila mengaku langsung mencari bantuan untuk memadamkan api tersebut. “Majulah dari gerbang ke arah kantor, baru masuk gerbang itu gelap kan api masih pada nyala. Ya udah saya keluar lagi manggil suami sama tetangga kalau sekolah kebakaran,” ucapnya.

Lebih jauh Mila menceritakan, kurang lebih terdapat sejumlah ruangan di lantai dasar yang ludes terbakar. Mulai dari ruang perpustakaan, TU, UKS menjadi sasaran si jago merah. “Ruang TU, Perpus sama UKS sedikit, dan ruang tamu. Alhamdulilah lagi libur nggak ada murid murid kan abis bagi raport. Jadi cuma guru guru aja yang masuk,” jelasnya.

Menurut Mila, sempat terdengar suara ledakan saat kejadian. Namun, Mila menjelaskan suara tersebut bukan berasal dari tabung gas. Hanya saja, tambah dia, terdapat botol pembersih lantai dan pengharum ruangan. “Ada sih (ledakan), mungkin pecahan kaca karena panas. Nggak ada cuma komputer sama AC aja. Terus bahan bahan pembersih lantai dan lainnya. Sisanya buku- buku, komputer, printer, AC, berkas berkas, kursi juga terbakar,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, dua ruangan terpadang garis polisi yakni perpustakaan dan TU yang mengalami kerusakan paling parah. Terlihat, lemari buku serta dinding hingga ke lantai dua menghitam akibat terbakar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kota Tangerang, Gufron Falfeli menerjunkan 16 personel dan 4 unit armada pemadam yakni satu unit dari UPT Batuceper dan 2 unit dari UPT Ciledug ke lokasi guna memadamkan api tersebut. “Kerugian ditaksir kurang lebih Rp 20 juta,” pungkasnya.

Gedung SDN 3 Petir Tangerang Terbakar, Arsip Ijazah Ludeshttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/06/bakar.jpghttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/06/bakar-200x200.jpg admin SEPUTAR TANGERANG
Tppinews.com, TANGERANG - Insiden kebakaran melanda SDN Petir 3 di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang terbakar, pada Senin (26/6/2023). Sebanyak empat ruangan di gedung sekolah itu ludes terbakar. Peristiwa yang terjadi pukul 05.05 WIB itu mengejutkan petugas kebersihan yang rutin membersihkan di lokasi. “Kejadian itu jam...
<!-- wp:image {"id":16110,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/06/bakar.jpg" alt="" class="wp-image-16110"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Tppinews.com, TANGERANG - Insiden kebakaran melanda SDN Petir 3 di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang terbakar, pada Senin (26/6/2023).</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Sebanyak empat ruangan di gedung sekolah itu ludes terbakar. Peristiwa yang terjadi pukul 05.05 WIB itu mengejutkan petugas kebersihan yang rutin membersihkan di lokasi.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Kejadian itu jam 05.05, saya emang rutin setiap hari bebersih. Pas baru buka gerbang depan tuh udah kecium bau asep,” ujar Mila Karmila, petugas kebersihan sekolah, dilansir dari berbagai sumber.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Mila menceritakan, awalnya ia tidak menaruh curiga adanya kepulan asap. Pasalnya, kata dia, asap tersebut dikira merupakan sisa api unggun kegiatan sabtu berkemah.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Saya pikir mah kemarin abis ada perkemahan Jumat Sabtu kan ada api unggun. Saya pikir itu, tapi masa iya belom mati,” katanya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Setelah melewati gerbang, barulah dirinya terkejut lantaran kepulan asap dan api menyala besar. Usai melihat hal itu, Mila mengaku langsung mencari bantuan untuk memadamkan api tersebut. “Majulah dari gerbang ke arah kantor, baru masuk gerbang itu gelap kan api masih pada nyala. Ya udah saya keluar lagi manggil suami sama tetangga kalau sekolah kebakaran,” ucapnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Lebih jauh Mila menceritakan, kurang lebih terdapat sejumlah ruangan di lantai dasar yang ludes terbakar. Mulai dari ruang perpustakaan, TU, UKS menjadi sasaran si jago merah. “Ruang TU, Perpus sama UKS sedikit, dan ruang tamu. Alhamdulilah lagi libur nggak ada murid murid kan abis bagi raport. Jadi cuma guru guru aja yang masuk,” jelasnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Menurut Mila, sempat terdengar suara ledakan saat kejadian. Namun, Mila menjelaskan suara tersebut bukan berasal dari tabung gas. Hanya saja, tambah dia, terdapat botol pembersih lantai dan pengharum ruangan. “Ada sih (ledakan), mungkin pecahan kaca karena panas. Nggak ada cuma komputer sama AC aja. Terus bahan bahan pembersih lantai dan lainnya. Sisanya buku- buku, komputer, printer, AC, berkas berkas, kursi juga terbakar,” ungkapnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Pantauan di lokasi, dua ruangan terpadang garis polisi yakni perpustakaan dan TU yang mengalami kerusakan paling parah. Terlihat, lemari buku serta dinding hingga ke lantai dua menghitam akibat terbakar.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kota Tangerang, Gufron Falfeli menerjunkan 16 personel dan 4 unit armada pemadam yakni satu unit dari UPT Batuceper dan 2 unit dari UPT Ciledug ke lokasi guna memadamkan api tersebut. “Kerugian ditaksir kurang lebih Rp 20 juta,” pungkasnya.</p> <!-- /wp:paragraph -->