Tppinews.com, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) memiliki program Bedah Rumah bagi warga yang membutuhkan.

Ya, program dalam rangka mewujudkan kota layak huni atau Liveable ini dmulai sejak 2014, hingga 2022 jumlah rumah yang sudah dibedah mencapai 7.481 rumah, dan di tahun 2022 ini sebanyak 449 rumah telah dibedah.

“Pemkot Tangerang berkomitmen untuk mewujudkan Kota Tangerang yang layak huni. Sesuai dengan salah satu slogan yang kita miliki yaitu Liveable. Sehingga, program bedah rumah ini kami ciptakan untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang sudah tidak layak huni, dan sejak 2014 hingga 2022 kemarin, sebanyak 7.481 rumah sudah dibedah,” ungkap Kepala Disperkimtan Kota Tangerang, Sugiharto Achmad Bagja.

Ia melanjutkan, di awal program ini berjalan pada tahun 2014, sebanyak 53 rumah berhasil dibedah. Hingga tahun 2018, tercatat sebanyak 6.248 rumah sudah berhasil dibedah oleh Pemkot Tangerang. Di tahun 2019, sebanyak 387 rumah dan pada tahun 2020 program bedah rumah ini sempat terhenti karena pandemi COVID-19. Tetapi, program tersebut kembali berjalan di tahun 2021 dengan membedah sebanyak 350 rumah.

“Rumah-rumah yang dibedah tentunya tersebar di seluruh 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Kami juga melakukan sinkronisasi dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk update tentang kebutuhan-kebutuhan atau data-data administrasi apa saja yang diperlukan dalam orientasi percepatan program bedah rumah ini,” lanjutnya.

Dengan adanya program Bedah Rumah ini diharapkan selain dapat mewujudkan kota yang layak huni, dapat juga mewujudkan visi yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023, yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berakhlakul karimah, dan berdaya saing.

“Tentunya kita berharap tidak hanya sekadar membedah rumah yang tidak layak saja. Tetapi, juga dapat mewujdukan masyarakat yang sejahtera, berakhlakul karimah, dan berdaya saing di Kota Tangerang,” harapnya.(Fie)

7.481 Rumah Tidak Layak Huni Telah Dibedah Pemkot Tangeranghttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/02/kepala-disperkimtan-kota-tangerang-sugiharto.jpghttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/02/kepala-disperkimtan-kota-tangerang-sugiharto-200x200.jpg admin SEPUTAR TANGERANG
Tppinews.com, TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) memiliki program Bedah Rumah bagi warga yang membutuhkan. Ya, program dalam rangka mewujudkan kota layak huni atau Liveable ini dmulai sejak 2014, hingga 2022 jumlah rumah yang sudah dibedah mencapai 7.481 rumah, dan di tahun 2022...
<!-- wp:image {"id":15617,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/02/310110.jpg" alt="" class="wp-image-15617"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p><strong>Tppinews.com, TANGERANG</strong> - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) memiliki program Bedah Rumah bagi warga yang membutuhkan.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Ya, program dalam rangka mewujudkan kota layak huni atau Liveable ini dmulai sejak 2014, hingga 2022 jumlah rumah yang sudah dibedah mencapai 7.481 rumah, dan di tahun 2022 ini sebanyak 449 rumah telah dibedah.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Pemkot Tangerang berkomitmen untuk mewujudkan Kota Tangerang yang layak huni. Sesuai dengan salah satu slogan yang kita miliki yaitu Liveable. Sehingga, program bedah rumah ini kami ciptakan untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang sudah tidak layak huni, dan sejak 2014 hingga 2022 kemarin, sebanyak 7.481 rumah sudah dibedah," ungkap Kepala Disperkimtan Kota Tangerang, Sugiharto Achmad Bagja.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:image {"id":15618,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2023/02/kepala-disperkimtan-kota-tangerang-sugiharto.jpg" alt="" class="wp-image-15618"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Ia melanjutkan, di awal program ini berjalan pada tahun 2014, sebanyak 53 rumah berhasil dibedah. Hingga tahun 2018, tercatat sebanyak 6.248 rumah sudah berhasil dibedah oleh Pemkot Tangerang. Di tahun 2019, sebanyak 387 rumah dan pada tahun 2020 program bedah rumah ini sempat terhenti karena pandemi COVID-19. Tetapi, program tersebut kembali berjalan di tahun 2021 dengan membedah sebanyak 350 rumah.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Rumah-rumah yang dibedah tentunya tersebar di seluruh 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Kami juga melakukan sinkronisasi dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk update tentang kebutuhan-kebutuhan atau data-data administrasi apa saja yang diperlukan dalam orientasi percepatan program bedah rumah ini," lanjutnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dengan adanya program Bedah Rumah ini diharapkan selain dapat mewujudkan kota yang layak huni, dapat juga mewujudkan visi yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023, yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berakhlakul karimah, dan berdaya saing.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Tentunya kita berharap tidak hanya sekadar membedah rumah yang tidak layak saja. Tetapi, juga dapat mewujdukan masyarakat yang sejahtera, berakhlakul karimah, dan berdaya saing di Kota Tangerang,” harapnya.(Fie)</p> <!-- /wp:paragraph -->