Tppinews.com, TANGERANG—Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi IV Apanudin menyampaikan kegembirannya sebab perbaikan Jalan Juanda, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang menunjukkan progres pasca penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan PT Angkasa Pura II beberapa waktu lalu. Ditargetkan, pengerjaan jalan tersebut akan selesai akhir Desember 2022 ini.

“Alhamdullilah progres perbaikannya sudah hampir selesai, karena memang kalender untuk pekerjaannya sudah mau hampir selesai Desember ini, dan intinya masyarakat berterimakasih atas penyelesaian terkait status hukum yang berlarut-larut antara Pemkot dan AP II selama ini. Dan kini sudah selesai dengan sistem sewa pakai,” ujar pria yang akrab disapa Jalu tersebut, Jumat 9 Desember 2022.

Dengan terangnya status hukum atas jalan tersebut, maka kini Pemkot Tangerang sudah bisa melakukan perbaikan. “Mungkin sudah di atas 70 persen selesai, dengan waktu yang tersisa, saya pikir akan tuntas lah akhir bulan ini,” ungkap anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini.

Karena itu, dia pun berharap di kemudian hari agar dilakukan pengaturan oleh Pemkot Tangerang terhadap keberadaan armada yang melintas di Jalan Juanda. “Sebab untuk perbaikan dan perawatan Jalan Juanda cukup besar, sementara yang kita lihat di sana kendaraan yang melintas banyak overload masalah tonasenya,” katanya.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga diharapkan agar memberlakukan batasan kendaraan yang melintas. Sebab, meski menjadi jalan utama, pada kenyataan Jalan Juanda termasuk jalan lingkungan.

“Seperti truk tanah itukan sudah ada jalan tol dan jalan utama. Khususnya yang berkepentingan dengan Tangerang utara atau wilayah yang memang melakukan pengembangan, maka kendaraan itu lebih baik lewat sana (tol), bukannya tidak boleh (melintas di Jalan Juanda), tapi beban kendaraannya harus disesuaikan,” ujarnya.

Dewan Jalu Minta Armada yang Melintas di Jalan Juanda Diaturhttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221209-WA0026-1024x576.jpghttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221209-WA0026-200x200.jpg admin SEPUTAR TANGERANG
Tppinews.com, TANGERANG—Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi IV Apanudin menyampaikan kegembirannya sebab perbaikan Jalan Juanda, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang menunjukkan progres pasca penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan PT Angkasa Pura II beberapa waktu lalu. Ditargetkan, pengerjaan jalan tersebut akan selesai akhir Desember 2022 ini. 'Alhamdullilah progres...
<!-- wp:image {"id":14985,"sizeSlug":"large"} --> <figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221209-WA0026-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-14985"/></figure> <!-- /wp:image --> <!-- wp:paragraph --> <p>Tppinews.com, TANGERANG—Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi IV Apanudin menyampaikan kegembirannya sebab perbaikan Jalan Juanda, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang menunjukkan progres pasca penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan PT Angkasa Pura II beberapa waktu lalu. Ditargetkan, pengerjaan jalan tersebut akan selesai akhir Desember 2022 ini.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Alhamdullilah progres perbaikannya sudah hampir selesai, karena memang kalender untuk pekerjaannya sudah mau hampir selesai Desember ini, dan intinya masyarakat berterimakasih atas penyelesaian terkait status hukum yang berlarut-larut antara Pemkot dan AP II selama ini. Dan kini sudah selesai dengan sistem sewa pakai," ujar pria yang akrab disapa Jalu tersebut, Jumat 9 Desember 2022.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dengan terangnya status hukum atas jalan tersebut, maka kini Pemkot Tangerang sudah bisa melakukan perbaikan. "Mungkin sudah di atas 70 persen selesai, dengan waktu yang tersisa, saya pikir akan tuntas lah akhir bulan ini," ungkap anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Karena itu, dia pun berharap di kemudian hari agar dilakukan pengaturan oleh Pemkot Tangerang terhadap keberadaan armada yang melintas di Jalan Juanda. "Sebab untuk perbaikan dan perawatan Jalan Juanda cukup besar, sementara yang kita lihat di sana kendaraan yang melintas banyak overload masalah tonasenya," katanya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Selain itu, Pemkot Tangerang juga diharapkan agar memberlakukan batasan kendaraan yang melintas. Sebab, meski menjadi jalan utama, pada kenyataan Jalan Juanda termasuk jalan lingkungan. </p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Seperti truk tanah itukan sudah ada jalan tol dan jalan utama. Khususnya yang berkepentingan dengan Tangerang utara atau wilayah yang memang melakukan pengembangan, maka kendaraan itu lebih baik lewat sana (tol), bukannya tidak boleh (melintas di Jalan Juanda), tapi beban kendaraannya harus disesuaikan," ujarnya.</p> <!-- /wp:paragraph -->