tppinews.com, TANGERANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengembangan Produk Industri bidang industri makanan, aneka, dan logam untuk 300 orang warga Kota Tangerang.

Bintek pengembangan produk ini dilaksanakan sebanyak tiga tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada bulan April untuk Bintek pengembangan makanan. Tahap dua dilaksanakan pada bulan Juli untuk Bintek Produk Aneka (konveksi), dan tahap tiga dilaksanakan pada bulan Juli untuk Bintek produk kerajinan dari logam.

Kepala Disperindag Kota Tangerang Dr. Agus Sugiono menyampaikan, Bintek Pengembangan Produk Industri ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan pelaku industri kecil dan wirausaha baru mengenai ragam produk industri olahan, baik di bidang makanan, aneka, maupun logam.

“Dengan bertambahnya pengetahuan dan keterampilan, diharap pelaku industri kecil dan wirausaha baru dapat lebih kompetitif dan siap bersaing memenuhi permintaan pasar,” terang Agus.

Setelah mengikuti Bintek ini, para pelaku industri kecil yang sudah berproduksi secara tetap untuk satu atau dua jenis produk, dapat menambah ragam produknya. Misal, yang tadinya hanya memproduksi kue tradisional, setelah Bintek diharap dapat memenuhi pesanan kue-kue modern. Begitu juga untuk peserta Bintek produk aneka dan logam. Bertambahnya pengetahuan dan keterampilan diyakini akan mendorong daya saing mereka di pasar bebas.

Bintek Pengembangan Produk Makanan dilaksanakan pada 23 dan 24 April 2019 di SMKN 2. Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta terdiri dari pelaku industri kecil bidang makanan dari berbagai penjuru Kota Tangerang dan kaum Ibu sebagai wirausaha baru.

Dalam Bintek pengembangan produk makanan ini, dipandu oleh narasumber dari Dinas Perindustrian Provinsi Banten dan Instruktur dari SMKN 2. Selama dua hari peserta diberi pengetahuan dan keterampilan pengolahan untuk memproduksi roti, black forest, dan kue modern lainnya.

Salah satu peserta Bintek, Erna mengucapkan terima kasih sebesar besarnya untuk Pemkot Tangerang khususnya Disperindag yang telah menyelenggarakan Bintek. Selama ini, Erna tidak bisa memenuhi pesanan kue black forest dari bakery yang menjadi langganannya karena kurang memenuhi kualitas yang menjadi standar bakery langganannya.

Setelah ikut Bintek ini, ibu muda ini yakin dapat memenuhi permintaan bukan hanya black forest tapi juga macam macam roti.

“Terima kasih banget untuk Disperindag Kota Tangerang. Kami sudah banyak dibantu. Mulai dari sertifikat halal gratis, kemasan gratis, sampai ke pengetahuan dan keterampilan ditambah terus. Sekali lagi terima kasih” ujarnya. (adv)

Disperindag Dorong Pelaku Industri Semakin Kreatifhttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190429-WA0074-1024x768.jpghttp://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190429-WA0074-200x200.jpg admin ADVERTORIAL,
tppinews.com, TANGERANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengembangan Produk Industri bidang industri makanan, aneka, dan logam untuk 300 orang warga Kota Tangerang. Bintek pengembangan produk ini dilaksanakan sebanyak tiga tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada bulan April untuk Bintek pengembangan makanan. Tahap dua dilaksanakan pada...
<img class="aligncenter size-medium wp-image-7288" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190429-WA0074-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" />tppinews.com, TANGERANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengembangan Produk Industri bidang industri makanan, aneka, dan logam untuk 300 orang warga Kota Tangerang. Bintek pengembangan produk ini dilaksanakan sebanyak tiga tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada bulan April untuk Bintek pengembangan makanan. Tahap dua dilaksanakan pada bulan Juli untuk Bintek Produk Aneka (konveksi), dan tahap tiga dilaksanakan pada bulan Juli untuk Bintek produk kerajinan dari logam. Kepala Disperindag Kota Tangerang Dr. Agus Sugiono menyampaikan, Bintek Pengembangan Produk Industri ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan pelaku industri kecil dan wirausaha baru mengenai ragam produk industri olahan, baik di bidang makanan, aneka, maupun logam. “Dengan bertambahnya pengetahuan dan keterampilan, diharap pelaku industri kecil dan wirausaha baru dapat lebih kompetitif dan siap bersaing memenuhi permintaan pasar,” terang Agus. Setelah mengikuti Bintek ini, para pelaku industri kecil yang sudah berproduksi secara tetap untuk satu atau dua jenis produk, dapat menambah ragam produknya. Misal, yang tadinya hanya memproduksi kue tradisional, setelah Bintek diharap dapat memenuhi pesanan kue-kue modern. Begitu juga untuk peserta Bintek produk aneka dan logam. Bertambahnya pengetahuan dan keterampilan diyakini akan mendorong daya saing mereka di pasar bebas. Bintek Pengembangan Produk Makanan dilaksanakan pada 23 dan 24 April 2019 di SMKN 2. Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta terdiri dari pelaku industri kecil bidang makanan dari berbagai penjuru Kota Tangerang dan kaum Ibu sebagai wirausaha baru. <img class="aligncenter size-medium wp-image-7291" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190429-WA0075-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" />Dalam Bintek pengembangan produk makanan ini, dipandu oleh narasumber dari Dinas Perindustrian Provinsi Banten dan Instruktur dari SMKN 2. Selama dua hari peserta diberi pengetahuan dan keterampilan pengolahan untuk memproduksi roti, black forest, dan kue modern lainnya. Salah satu peserta Bintek, Erna mengucapkan terima kasih sebesar besarnya untuk Pemkot Tangerang khususnya Disperindag yang telah menyelenggarakan Bintek. Selama ini, Erna tidak bisa memenuhi pesanan kue black forest dari bakery yang menjadi langganannya karena kurang memenuhi kualitas yang menjadi standar bakery langganannya. <img class="aligncenter size-medium wp-image-7292" src="http://www.tppinews.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190429-WA0073-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" />Setelah ikut Bintek ini, ibu muda ini yakin dapat memenuhi permintaan bukan hanya black forest tapi juga macam macam roti. "Terima kasih banget untuk Disperindag Kota Tangerang. Kami sudah banyak dibantu. Mulai dari sertifikat halal gratis, kemasan gratis, sampai ke pengetahuan dan keterampilan ditambah terus. Sekali lagi terima kasih" ujarnya. (adv)